Friday, July 23, 2010

bear in our mind


bismillahirrahmanirrahim
................................

ngee..tak sampai 2 jam lagi nak midterm co. finance, tapi budak kecoh ni sempat lagi update blog c0mel die..muahahaha!takpe..ini untuk hiburkan hati yg sekarang memberontak ingin pulang ke kampung tercinta..ecewwah..hahaha!

"siapa saya untuk menghukum orang lain walaupun orang itu telah menzalimi saya tanpa ada rasa bersalah ketika melakukan perkara terkutuk itu. Namun, hati kecil saya tetap sedih dan terkilan atas apa yg telah terjadi. Saya yakin, inilah yg dikatakan makna kehidupan yg sebenarnya. Jangan pernah sangka hidup kita sentiasa dipenuhi dengan kebahagiaan dan kesenangan kerana akan tiba satu ketika nanti diri kita berada dalam situasi yg langsung kita tidak pernah minta. Saya manusia biasa yg penuh dengan kekurangan dan kekurangan yg saya miliki adalah tidak sepatutnya dinilai oleh orang yg tidak mengenali saya sepenuhnya. Terima kasih atas "campur tangan" yg telah anda buat dan sekarang saya serahkan semuanya kepada Allah swt untuk menilai yg mana benar dan yg mana salah"

[cik kiQah buat monolog dalaman ni taw...ngee]

di sini cik kiQah bukanlah berlagak alim apatah lagi nak show off apa yg cik kiQah ada, tapi dengan niat saling memperingati antara sama lain, cik kiQah rasa i should post this entry in the sense of reminding us on what we should bear in our mind before we make the decision..

Allah swt has mentioned in Al-Quran;

Allah swt berfirman:



إِنَّ الَّذِيْنَ يُحِبُّوْنَ أَنْ تَشِيْعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِيْنَ آمَنُوْا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ



“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (An-Nur:19).


Rasulullah saw highlights in his hadith;

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:

Wahai sekalian manusia yang beriman dengan lidahnya, (namun) belum masuk iman ke dalam hatinya. Janganlah engkau sekalian mengumpat orang-orang Islam dan jangan membuka aib mereka, (kerana) sesungguhnya orang yang membuka aib saudaranya yang muslim, maka Allah akan membuka aibnya. Dan siapa yang aibnya dibuka Allah, maka Dia akan membukanya sekalipun di dalam rumahnya.

(Riwayat Muslim, Abu Daud dan Tarmizi).

also, our imam syafi'e has stated that;

Imam Syafi’i berkata:



مَنْ وَعَظَ أَخَاهُ سِرًّا فَقَدْ نَصَحَهُ وَزَانَهُ، وَمَنْ وَعَظَهُ عَلاَنِيَّةً فَقَدْ فَضَحَهُ وَشَانَهُ

“Siapa yang memberi mauizhah kepada saudara secara rahsia, maka ia telah menasihati dan memperbaikinya, dan siapa yang memberi mauizhah secara terbuka, bererti ia telah membuka aibnya dan memperburukkannya”

credit to: iluvislam

p/s: mau fokus balik utk co.finance..ngee

gud lux cik kiQah!


No comments:

Post a Comment